Sarana berbagi antar pendidik dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran dan pendidikan.
Minggu, 28 Juli 2019
Sabtu, 27 Juli 2019
Jumat, 26 Juli 2019
Susahnya Jadi Guru
Seseorang pernah berkata padaku, beberapa waktu yang lalu : " wah, kamu enak ya jadi guru, kerjanya cuma setengah hari, jam 7 sampe jam 1. Banyak liburnya, sering pulang lebih awal, gampang ijin, gajiannya tetap.. di rumah masih bisa nyambi kerja yang lain.. trus kalo lagi capé, tinggal kasih tugas aja, trus bisa ditinggal.." mendengar itu, aku cuma tersenyum, lantas kujawab : " ya udah, kamu jadi guru aja.. " padahal dalam hati aku berkata : ' kamu belum pernah sie merasakan susahnya jadi guru.. '
Seorang guru tidak hanya dituntut untuk mencerdaskan anak didik secara akademis, tetapi jg mencerdaskan akhlaq mereka, guru harus selalu menjadi teladan bagi siswa - siswanya, baik di sekolah, di rumah, maupun di masyarakat.. 24 jam. Tugas guru harus bisa dipertanggungjawabkan secara moral kepada siswa, orang tua, atasan, dinas, masyarakat, dan pastinya kepada Allah. Tanggung jawab guru tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat. Sedikit saja guru melakukan kesalahan, beberapa pihak langsung menudingnya sebagai guru yang tidak profesional.. Sampai disini apakah kita masih bisa berkata ' jadi guru itu enak '?
Pemerintah saja menyadari beratnya tugas guru sehingga memberikan tunjangan profesional 100% gaji pokok pegawai yang lain.. Hal itu memang sudah sepantasnya diberikan kepada para pencetak generasi muda yang jauh dari tipikor ini.. Bahkan mungkin seharusnya 300% atau 500% gaji pokok pegawai.. karena tugas dan tanggung jawab guru jauh lebih besar dan lebih berat..
Sekian.
Rabu, 10 Juli 2019
Selasa, 09 Juli 2019
Minggu, 07 Juli 2019
Sunan Ampel
Sunan Ampel
1 .
Riwayat dan Silsilah Sunan Ampel
-
Asal : Cempa (Aceh)
-
Tahun
lahir : 1401 M
-
Nama
kecil : Sayyid Ali Rahmatullah
-
Nama
bapak : Syekh Ibrahim Asmarakandi
-
Nama
Ibu :
Dewi Candra Wulan
-
Wafat : 1479 M
2 .
Kepribadian Sunan Ampel
- Raden Rahmat yang dikenal dengan gelar Sunan Ampel diketahui
sebagai tokoh yang menjalankan amanat agama itu dengan sangat baik melalui prinsip dakwah maw’izhatul hasanah wa
mujadalah billati hiya ahsan (berdakwah dengan pelajaran yang baik dan
berbantahan/ berdiskusi dengan cara yang baik)
3 .
Perjuangan Sunan Ampel
-
mendidik
kaum bangsawan dan rakyat Majapahit agar memiliki budi pekerti yang mulia.
-
membangun
masjid sebagai pusat kegiatan agama.
- mendirikan
pesantren untuk mendidik putra bangsawan dan pangeran Majapahit serta siapa
saja yang mau datang untuk berguru.
-
mengenalkan
falsafah Moh Limo (Moh Main atau tidak mau berjudi, Moh
Ngombe atau tidak mau minum arak atau bermabuk-mabukan, Moh Maling
atau tidak mau mencuri, Moh Madat atau tidak mau mengisap candu,
ganja dan lain-lain, dan Moh Madon atau tidak mau berzinah/main
perempuan yang bukan isterinya).
-
membantu
mendirikan Mesjid Agung Demak yang didirikan pada tahun 1477 M.
-
menciptakan
huruf pegon atau tulisan arab berbunyi bahasa Jawa.
4 .
Contoh Nilai Positif Sunan Ampel
- Selalu
siap membantu kepada siapapun,
- Mengedepankan
membangun nilai ibadah,
- Penuh
perhitungan, seperti halnya saat menghadapi desakan
para wali muda untuk menyerang Majapahit, namun beliau menolaknya.
- Menyebarkan
ajaran Islam dengan cara halus tanpa mengafirkan atau menyalahkan adat istiadat
masyarakat yang ada.
Senin, 01 Juli 2019
Sunan Drajat
SUNAN DRAJAT
·
·
Riwayat dan Silsilah Sunan
Drajat
-
Nama kecil :
Raden Qasim atau Raden Syarifudin
-
Lahir tahun :
1470
-
Nama ayah :
Sunan Ampel
-
Nama ibu :
Nyai Ageng Manila
-
Wafat tahun : 1522
·
Kepribadian Sunan Drajat
-
Wali penyebar Islam yang
berjiwa sosial
-
Sangat memperhatikan nasib
kaum fakir miskin
-
Mengusahakan kesejahteraan
sosial sebelum memberikan pemahaman Islam
-
Terkenal akan kearifan dan
kedermawanannya.
-
Petuahnya : Bapang den
simpangi, ana catur mungkur, artinya jangan mendengarkan pembicaraan yang menjelek
– jelekkan orang lain, apalagi melakukan perbuatan itu.
·
Perjuangan Sunan Drajat
dalam Berdakwah
-
Memperkenalkan konsep
dakwah bil hikmah (dakwah dengan cara – cara bijak, tidak memaksa), dengan 5
cara:
1)
Lewat pengajian secara
langsung di masjid atau langgar
2)
Melalui penyelenggaraan
pendidikan di pesantren
3)
Memberi fatwa dalam
menyelesaikan masalah
4)
Melalui kesenian
tradisional
5)
Melalui ritual adat
tradisional
-
Filosofi Sunan Drajat: Mènèhana
teken marang wong kang wuta, Mènèhana mangan marang wong kang luwé, Mènèhana
busana marang wong kang wuda, Mènèhana ngiyup marang wong kang kodanan
(maknanya kurang lebih demikian “Berilah ilmu agar orang menjadi pandai,
Sejahterakanlah kehidupan masyarakat yang miskin, Ajarilah kesusilaan pada
orang yang tidak punya malu, serta beri perlindungan orang yang menderita)
·
Contoh nilai positif sikap
Sunan Drajat
Sunan Drajat
sebagai wali penyebar Islam dapat kita petik nilai positifnya antara lain
a.
Mempunyai jiwa sosial yang
tinggi atas masyarakat sekitarnya.
b.
Sangat memperhatikan nasib
kaum fakir miskin.
c.
Penanaman motivasi untuk
mempunyai etos kerja yang tinggi
d.
Menyebarkan Islam dengan cara
santun, dakwah bil-hikmah, dengan cara-cara bijak, tanpa memaksa.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Pengertian dan Karakteristik Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Se...



